Apartemen sekarang menjadi pilihan hunian yang semakin digemari masyarakat. Banyaknya jenis dan tipe unit yang ditawarkan menciptakan masyarkat berduyun-duyun untuk berpindah pada apartemen. Namun ternyata tidak sedikit yang belum terlalu mengetahui konsep bermukim di apartemen dengan jelas. Termasuk mengenai hak dan keharusan dari penyewa apartemen tersebut sendiri.

Padahal kedua urusan ini sangat memprovokasi kenyamanan kita pada ketika tinggal di apartemen nantinya. Hak akan menolong Anda guna mendapatkan apa saja yang berhak diperoleh atas ongkos sewa yang sudah dibayarkan. Sedangkan keharusan akan menolong Anda untuk menjaga kontrak sewa yang sudah dilakukan. Berikut rinci lengkapnya:

Hak penyewa apartemen

  • Menerima apartemen

Satu hak sangat dasar dari penyewa apartemen ialah menerima unit apartemen. kita berhak atas unit apartemen inilah dengan isinya sesudah membayar ongkos sewa atau setelah mengisi kontrak sewa yang diputuskan pihak pemberi sewa. Sebagai ganti atas ongkos sewa kita berhak atas unit apartemen dalam jangka masa-masa tertentu.

Dengan demikian, pemberi sewa tidak berhak guna meminta kita meninggalkan unit apartemen sebelum masa-masa kontrak berakhir. Unit apartemen yang telah dicarter juga jangan ditawarkan ketika Anda masih berstatus sebagai pihak penyewa. Di samping itu, Anda pun berhak guna memanfaatkan segala kemudahan yang sudah tersedia.

  • Mendapatkan ketenteraman serta kenyamanan

Di ketika Anda sudah membayarkan ongkos sewa dan menempati unit apartemen, maka pihak pemberi sewa berkewajiban guna menjaga ketenteraman serta kenyamanan. Apabila kedua urusan itu tidak dapat diisi maka kita berhak untuk mengemukakan keberatan atau bahkan memutus kontrak.

Hal ini bahkan telah ditata dalam undang-undang. Tepatnya pada Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Pasal 1550 poin ketiga. Dalam poin tersebut disebutkan bahwa pemberi sewa wajib menyerahkan hak untuk penyewa untuk merasakan barang yang disewakan dengan tenteram sekitar berlangsungnya sewa.

Hak tidak jarang kali beriringan dengan kewajiban. Begitu pula dalam konteks sewa mencarter apartemen. Di samping mengetahui tentang hak penyewa apartemen, Anda pun harus memahami dan menjalankan keharusan penyewa apartemen. Berikut ini sejumlah kewajiban yang mesti diisi oleh penyewa apartemen untuk mendapatkan hak-haknya.

Kewajiban penyewa apartemen

  • Membayarkan ongkos sewa

Satu urusan yang pasti andai membahas keharusan penyewa apartemen ialah berkaitan dengan ongkos sewa. Pihak penyewa apartemen dapat mendapat  hak-haknya bilamana telah membayarkan ongkos sewa cocok dengan peraturan yang dikemukakan oleh pihak pemberi sewa.

 

Jumlah ongkos sewa yang mesti dibayarkan ini ditentukan melewati kontrak sewa-menyewa apartemen yang dilaksanakan sebelum Anda menduduki unit apartemen. Selain melafalkan besaran ongkos sewa, kontrak ini seringkali akan menuliskan ongkos lain yang mesti kita bayarkan.

  • Menjaga keutuhan unit apartemen

Menyewa tentu bertolak belakang dengan membeli. Saat mencarter Anda diwajibkan untuk membalikkan setelah kontrak sewa berakhir. Begitu pula saat mencarter sebuah unit apartemen. kita berkewajiban untuk membalikkan unit apartemen laksana sedia kala ketika jatuh tempo pengembalian.

Hal ini disebabkan properti yang ditinggali sedangkan bukanlah kepunyaan Anda. Unit apartemen yang kita sewa tetaplah kepunyaan pemberi sewa. Pastikan guna tetap mengawal keutuhan unit apartemen seperti ketika Anda kesatu kali mencarter supaya tidak dikenakan penalti yang barangkali akan merugikan.

Dengan memahami perihal hak dan keharusan dari penyewa apartemen ini Anda bakal mendapatkan kenyamanan selama mencarter apartemen. kita juga dapat menghindari hal-hal yang tidak diharapkan di masa mendatang andai dapat mengisi segala keharusan sebagai penyewa apartemen. Semoga bermanfaat.

Recommended Posts